Selasa, 01 Januari 2008

Embun yang tersisa..

Tak bisa ku kirim bunga,meski embun masih basah..
Kelopak itu telah lunglai sebelum kusentuh..
Ditanah ia tergeletak..
Menjadi serpihan kata-kata..
Yang ku pungut dalam gelisah..
Menjadi barisan puisi2 cinta,
Tak lagi ku rangkai bunga,meski masih banyak tangkai..
Kuikat semua kata2,dalam puisi sederhana..
Embun masih ada...
Membasahi puisi,
Yang usai ku gores...
Dengan perih menetes...

Lagu Cinta

Dirimu ada di kerling malam...
Berbisik pada kerling malam,yg kudengar dalam diam..
Tercetak di dinding kamar...
Sambil mengharap-harap,aku enggan beranjak..
Kuhabiskan sebatang rokok,
Dan kembali ada dirimu dalam lingkaran asapnya...
Meski tak ada lagi lagu,dan rokok telah jadi abu..
Bayangmu tetap disitu..

Apa Arti Cinta..??

Apa arti kata cinta bagimu..??
Apakah hanya sebuah kata2 ungkapan perasaan hati kecilmu..
Apa arti kata rindu yg kau ucap untukku..??
Apakah hanya sebuah guratan lidah u/ buatku senang..
Cinta&Rindu adalah sebuah kata2 yg tak berarti bagiku,
Jika hanya kau ungkap berulang2,dan tiada bukti..

Bumi & Malam..

Bingkaian kasih ditaman hati,
Wangi bunga harum mewangi...
Mentari selalu setia menyinari,
Alami merekah mawar bersemi...
Senyum dunia menjadi saksi,
Jalannya waktu pun bergeser...
Bayangan hitam menyelimuti
Kala surya tinggalkan bumi...
Bumi bagaikan malam
Langit hitam tertutup awan..
Angin bertiup samarkan kegelapan,
Bumi berharap pagi kan datang...

Dari jauh...

Dari jauh..
Aku memandang mu,lewat mata hatiku
Dari jauh..
Aku menagumimu,lewat semua kisah tentangmu
Dari jauh..
Aku mengkhayalkanmu,tanpa peduli kata hatimu
Dari jauh..
Aku larut dalam suka citamu..
Bagai bertemu mata air di padang gersang,
Dari jauh..
Aku hanyut aku hanyut dalam dukamu..
Bagai tersesat dalam mimpi buruk,
Dari jauh...
Ku kirim do'a untukmu..
Do'a tulus,do'a tak bersyarat...
Dari jauh..
Ku lukis engkau dalam tidurku..
Dari jauh..
Ku titipkan hatiku padamu..
Agar kau senantiasa setia padaku...

Kamis, 27 Desember 2007

”Selamat Tahun Baru 2008”

Hari yang berlalu...
Jam yang bertalu...
Menit yang memburu...
Detik yang menyerbu...
Menguras segala cipta untuk hening sesaat,
Mengenang yang terlewati...
Meniti jejak baru yang akan terlampaui...
Meniadakan benci,
Meretaskan Cinta di pelupuk mentari...
”Selamat Tahun Baru 2008”

Hargailah cinta

Hargailah cinta yang datang,
Karena jalan penuh terjal dan berliku untuk menggapainya...
Cinta datang tiba-tiba,
Dan pergi meninggalkan bekas...
Jangan menangis karena cinta,
Karna cinta datang untuk membahagiakan semua orang...
Jakngan menangis karena cinta,
Karna cinta tak kan pernah sirna dari hati manusia...

Di ujung penantian

Akhirnya ku mengerti,
Di ujung penantian tak kutemui rona wajahmu lagi...
Melambaikan tangan saat ku hadir,
Kini kau begitu jauh dariku
Hati tlah tertutup...
Hanya satu keajaiban yang bisa membukanya kembali
Luka cintamu membuat jiwaku seperti mati...

Embun surga,

Tulus ku ucapkan kata cinta seindah mutiara..
Berkilau bagai embun surga,
Harum semerbak kasturi tebarkan wangi...
Kaulah kekasih kekal abadi..
Sirami jiwa yang hampa ini..

Tentang kamu,hanya kamu…!!

Ada dentig nada luka yang mengalun sepi di relung hati...
Bila ingatan akan dirimu hadir mengusik,
Akh...
Andai kau mendengar suara hatiku...
Semua goresan pena yang ku cipta...
Semua tentang kamu,hanya kamu…!!
Mengapa kita menutup mata ketika tidur..??
Saat menangis...
Saat membayangkan...
Ketika kita berciuman...??
Ini karena hal terindah di dunia tidak terlihat...

Adakah kau seperti aku...??

Saat mata terpana...
Rasaku tak menentu,
Detak jantungku...
Gunjangan dadaku...
Menghanyutkan ketenangan kalbu,
Karna bimbang dan ragu...
Seribu tanya masih menghalau,
Adakah kau seperti aku...??

Tetap yang terindah

Segalanya telah tertebas waktu...
Ku masih terasing sepi memanggil namamu,
Diujung sapaku yang tertatih menujumu
Ku coba teduh dalam satu hiba...
Semoga kau tetap yang terindah yang kutemui dalam perjalanan hidupku...

Akhirnya cintamu datang,

Setelah bimbang dan ragu datang silih berganti...
Akhirnya kutemui cintamu datang,
Menebas mimpi semu menjadi bahagia nyata...
Satu janji kan ku patri,
Satu jiwa kan ku bela,
Kan ku genggam cintamu tanpa ragu
Sejak bibirmu berucap
Akulah satu-satunya...

Apa arti bait puisi...

Tanyaku dalam gelap,
Apa arti bait puisi...
Tanyaku dalam terang,
Apa makna satu kata...
Tangan ini terus memburu sebuah kepuasan,
Dan menari mengukirkan bait-bait Tirai Cinta...
Aku terus melantunkan beribu puisi yang berpusara dalam do’a
Mengirimkan kado terindah ke relung hatimu...

Raihlah mimpi...

Sentuhlah langit...
Raihlah mimpi...
Ciptakan sayap untuk menggapai cinta,
Terbanglah bersamaku...
Biarkan jeratan cinta ini membekas dan menyatu dengan dirimu...
Mengungkap misteri indahnya dunia...